Galeri

Nama Siapa?

mengapa kau mengganti namamu?

ada sesak yang menggenang di akhir tiap kalimatmu
“perempuan itu,” katamu, “meninggalkan tinta hitam di sudut meja.”

aku memandangmu
“Perempuan itu,” katamu lagi, “pergi dengan lelaki itu.”

aku menggenggam tanganmu
“Perempuan itu,” katamu sekali lagi, “tak kutemukan lagi kata untuk menggambarkan perempuan itu.”

yang kau katakan hanya tentang perempuan itu
ia kah alasan kau mengganti namamu?

 

Amorita
dps 041219 2303

Galeri

Lelaki Bernama Bulan (2)

Matahari terik, lalu hujan

Pelangi melintang; petir membujur

Lalu apa lagi yang bisa kau keluhkan?
botol-botol kosong itu tak lagi berbunyi
hanya karena angin berhenti bertiup

Kau kenakan lagi boots cokelat tua yang dulu pernah kau buang
kau sisipkan bunga di ujungnya,
yang sore kemarin masih bertangkai
yang pagi tadi masih berduri

Amorita
dps, 260318, 1443 WITA

Galeri

Hari Esok pun Saya Suka

Entah kenapa, saya suka dengan langit Sydney sore ini.
Biru-keunguan. Ada warna merah mudanya juga.
Hujannya pun saya suka.
Adem.
Sepertinya segala sesuatu yang akan ditinggalkan malah menunjukkan sisi terbaiknya.

Rupanya ada yang sedang menari-nari mengisi pikiran saya. Sesekali saya teringat konser Coldplay tahun kemarin tepat di bulan ini yang berhasil membuat saya susah move on. Like, seriously, it was too good! Secara tak sengaja, saya ingat bagaimana dulu ayah saya mengantarkan saya ke sekolah. Memakai sepeda dan saya duduk anteng di depan karena ayah saya sengaja menyiapkan kursi rotan kecil di belakang stang. Kursi boncengan ini rasanya dulu sempat menjadi primadona. Tetapi tidak untuk sekarang. Saya pun ingat bagaimana dulu saya ingin sekali pergi ke Melbourne untuk alasan yang saya pun ga tahu. Yang pasti saya ingin kesana. Sampai-sampai, saya menulis keinginan itu di sebuah buku. Dan tiga tahun kemudian saya akhirnya bisa menginjakkan kaki di kota yang berhasil membuat saya terpesona. Bahkan beberapa bulan lalu saya kembali mengunjungi Melbourne walaupun untuk sebuah conference. 

Rupanya pula pikiran saya terlalu sibuk menari-nari. Ahh, sudahlah, beberapa jam lagi saya akan meninggalkan kota ini. Sudah saatnya saya kembali packing.

Hari esok pun pasti saya suka.

🙂

 

Salam,

Vidia