Lelaki Bernama Bulan (1)

dari Rae tentang Ale (bagian satu)

 

yang ia minta padaku hanya cerita,
mengundang semu merah di cuping telinga dan bukit pipi

kadang ia meminta waktuku.
kadang ia meminta kartu pos,
tapi sesekali, ia meminta dedaunan. hanya dedaunan.

meja di sudut,
tempat ia biasa memesan secangkir kopi dan sesisir roti
roti selai srikaya dan cokelat
lalu ditutup dengan es krim yang juga cokelat

lelaki itu muncul dan menghilang
lelampu yang mengikutinya pun timbul tenggelam.

 

dps, 060218
_Ling_

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s