Ada yang Menunggu

Miring

“Saya sudah penat dengan dunia yang mulai menggila, ga kondusif, dan penuh prasangka buruk.

Saya penat dengan orang-orang yang hobinya men-judge orang lain seenak jidat.

Saya muak dengan orang-orang yang bertingkah juga seenak jidat, ga pake mikir dulu. Kalaupun mikir, isi pikirannya miring semua!”

Ahhh, sudahlah, terlalu kesal rupanya.

Sibuk

Saya masih berkutat dengan sejumlah data yang mesti diproses. Masih duduk di kursi yang sama, satu jam pun belum. Mungkin akan masih disini untuk beberapa jam ke depan. Rutinitas. Setidaknya begitulah orang-orang sibuk itu menyebutnya. Berbicara tentang sibuk, terkadang saya kesal dengan mereka-mereka yang sibuknya bukan main. Mereka lupa segalanya. Tapi, tetap ada satu hal yang saya yakini, saya selalu bisa pulang dan bersandar. Seyakin bahwa akan selalu ada yang menunggu.

 

Bukankah begitu, Mas?

 

8.22 pm

Vidia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s