Hujan

Labil

Malam ini (11 pm) Kingsford diguyur hujan. Kali ini, ramalan cuaca di ponsel saya sedang berfungsi dengan baik. Kebiasaan melihat prediksi cuaca di pagi hari sebelum beraktivitas menjadi salah satu dari sekian banyak hal yang sebelumnya tidak pernah saya lakukan di Indonesia. Alasannya? Hmm, cuaca disini cepat sekali berubah – labil.

Klise

Terkadang saya kesal dengan hujan. Apalagi hujan ditambah dengan angin yang cukup kencang. Tak ayal, payung apa adanya hanya akan berujung di tong sampah karena tak mampu memberikan perlawanan berarti. Tetapi bagi sebagian orang, hujan menjadi momentum yang paling ditunggu karena selepasnya pelangi akan melengkung di langit. Klise.

Hujan

Hujan – salah satu momentum yang paling mustajab untuk dikabulkannya doa. Kalau begitu, bolehkah saya berdoa? Berdoa agar tidak ada lagi bentuk intimidasi, kekerasan, ancaman, dan permusuhan. Berdoa agar tidak ada lagi orang-orang dengan pikiran yang sempit, close-minded, dan egosentris yang luar biasa.

Ahhh, tapi tetap saja ada yang mengganjal. Maka, Tuhan, bolehkah saya berdoa? Berdoa untuk dia yang sangat saya rindukan.

 

 

-Vidia-

 

 

photo_2017-10-22_19-56-14.jpg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s