Let the Purple-Blue Jacarandas Bloom!

Setelah Ling yang nge-post cerita pertama di blog ini, kali ini giliran aku yang nambah deretan cerita sepak terjang hidup di Sydney (ceilahhh heeee). Aku kebetulan kuliah di University of New South Wales (UNSW) dan biasanya aku jalan kaki sekitar 15-20 menit dari kost-an. Kalo cuaca lagi bagus, enak sih jalan kaki di sini. Suasananya tenang, udaranya bersih, ga banyak asap kendaraan, dan memang habit orang-orang di sini prefer untuk jalan kaki. So, you’ll never walk alone (loh? hehe). Tapi, sebenernya cuaca di sini agak abnormal. Sometimes, you can experience four seasons in a day! Which is, terkadang siang itu panas banget sampe lebih dari 30<sup>0</sup>C (so far, selama 4 bulan tinggal di sini, suhu tertinggi yang pernah kita alamin itu sekitar 33<sup>0</sup>C). Tapi, pas sore tiba-tiba bisa hujan dan dingin dengan suhu di bawah 12<sup>0</sup>C. Jadi, satu tips ampuh yang mungkin udah klise, selalu sedia payung sebelum hujan!

Anyway, ada satu hal yang sekarang mengalihkan pandangan aku (sumpah ini lebay, heee) tiap kali pergi atau pulang kuliah. Yap, Jacarandas! Its lovely and soft colour sometimes heals my bad mood that day. Jacaranda ini adalah pohon yang aslinya tumbuh di Brazil. However, it’s been growing well in Australia for more than a century. Warnanya yang kalem biasanya menghiasi pinggiran jalan dan pekarangan rumah. Soooo relaxing!

Hal unik lain dari Jacaranda adalah reminder buat para mahasiswa kalo exams sebentar lagi tiba (jreng jreng jreng!). Jacaranda biasanya mekar sepanjang bulan Oktober dan November. Yeahh, it means spring and in another way, exams are waiting! Exams untuk semester 2 biasanya dimulai pada Week 14 atau sekitar bulan November. Di saat itu pula, library akan sangat penuh dibandingkan hari-hari biasa. Meskipun pada dasarnya library di sini suka padat pengunjung. Tapi, kalo lagi peak season alias musim ujian, kita akan kehabisan tempat pewe buat belajar kalo datengnya telat. Ya, sekarang ini buat temen-temen yang ambil program Master by coursework (salah satunya admin cantik kita, heee, Ines)  adalah saat-saat yang cukup genting, bikin stress, dan under pressure karena belajar untuk exams yang biasanya dilaksanain selama 2 minggu. Tapi, ada beberapa fakultas (salah satunya fakultas nya Ling) yang ga ngadain exams. Sebagai gantinya, mereka bagaikan dihujani assignments yang tiada hentinya. Nah, lain lagi ceritanya kalo ambil program Master by Research (salah satunya aku). Ga ada exams, ga ada assignments. All you have to do is conducting your research (almost) everyday in the lab. Kebetulan aku baru 1 semester kuliah di sini. Penilaian untuk students by research (Masters atau PhD) itu dimulai di tahun pertama (setelah semester 2). Jadi, kita harus ngasih talk selama 10-12 menit mengenai research yang sedang dan akan dilaksanakan selama beberapa semester ke depan. Untuk tahun kedua dan selanjutnya berlaku annual review. Mungkin kita bisa bahas assignments, assessments, exams lebih lanjut di Vlog!

Yeahh, Jacarandas are still blooming. Semoga semester 1 ini bisa dilalui dengan baik dengan hasil yang memuaskan. Mohon doanya :))

 

NB: Please, leave us comment on what you wanna hear and know more from us 🙂

 

Cheers,

Vidia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s